Selasa, 06 November 2012

Contoh Pengaruh Kebudayaan Terhadap Pembelian dan Konsumsi


Dewasa ini, kebudayaan Indonesia sudah banyak dipengaruhi oleh kebudayaan asing, baik itu budaya barat maupun timur (Jepang dan Korea).  Banyaknya pengaruh yang masuk dalam kebudayaan Indonesia tidak hanya mempengaruhi sikap dan perilaku sehari-hari masyarakat Indonesia tapi juga mempengaruhi perilaku pembelian dan konsumsi. Sebagai contoh, di tengah maraknya budaya jepang dan korea yang sedang berkembang di Indonesia, tidak sedikit konsumen yang mulai membeli barang-barang yang bertemakan Jepang/Korea. Seperti halnya makanan, banyak konsumen awalnya mengkonsumsi masakan daerah dari Indonesia kini beralih mengkonsumsi ramen, sushi, kimchi, dsb. Untuk penampilan pun banyak konsumen yang kini mengincar baju (ex : coat, dress) dan tas ala artis-artis korea dan make-up dengan brand korea. Sedangkan untuk budaya jepang, beberapa kalangan mengadakan acara cosplay dimana pihak-pihak yang berpartisipasi dalam acara tersebut harus menggunakan costum layaknya karakter-karakter anime atau tokoh jepang lainnya, dan tentu saja hal tersebut membutuhkan perlengkapan yang harus dibeli. Untuk beberapa kalangan yang merupakan profesional cosplayer, mereka sudah banyak mengumpulkan barang-barang bertemakan jepang tersebut. Bahkan tak jarang penampilan sehari-hari dan kehidupan mereka pun didasari pada budaya jepang.
Contoh-contoh di atas merupakan bentuk dari pengaruh kebudayaan terhadap pembelian dan konsumsi masyarakat. Dimana hal tersebut membuktikan bahwa ternyata memang perilaku konsumsi masyarakat dapat dibentuk dari budaya yang berkembang. Dalam hal ini produsen pun ikut memberikan pengaruh pada perilaku konsumsi masyarakat, khususnya dalam hal pemasaran/pengiklanan atas produk-produknya. Konsep pemasaran yang didasarkan pada budaya jepang/korea tentu akan semakin mempengaruhi konsumen dalam keputusan pembelian dan konsumsinya. Seperti halnya dengan memakai artis-artis jepang dan korea sebagai icon produk kecantikan dan whitening, hal tersebut tentu dapat mendorong minat konsumsi masyarakat untuk mengkonsumsi produk tersebut dengan harapan dapat memberikan efek layaknya yang mereka lihat dari icon produk tersebut. Masyarakat yang semula menggunakan produk dari Indonesia kini mulai beralih menggunakan produk – produk luar. Bagaimanapun juga, pada dasarnya konsumen cenderung akan mengkonsumsi produk-produk yang sedang booming di kalangan masayarakat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar